Senin, 19 Oktober 2015

TUGAS 5

TUGAS 5
10 MACAM ESTER ALAMIAH
-STRUKTUR
-NAMA
-REAKSI STRERIFIKSAINYA


1.) STRAWBERRY




2.) MANGGA





3.) LENGKENG



4.) MELON




5.) SALAK




6). PEAR




7.) APEL





8. ) DURIAN





9.) KIWI




10.) PEPAYA



Kamis, 17 September 2015

tugas 4


STRUKTUR HOWARD MONOSAKARIDA SIKLISASI C=6 UNTUK ALDOSA DAN KETOSA DENGAN BENTUK (a-L)

Siklisasi C6 Aldosa (polihidroksialdoheksosa)








Siklisasi C6 Ketosa (polihidroksiketoheksosa)





Rabu, 19 Agustus 2015

Kamis, 13 Agustus 2015

tugas 2 kimia organik

MINYAK KELAPA





Minyak kelapa diperoleh dari buah tanaman kelapa atau cocos nucifera L yaitu pada bagian ini biah kelapa (kernel atau endospermii). Tanaman kelapa ini memiliki :

  • Famili : Palmae
  • Genus : Cocos
Inti buah tanaman kelapa ini memiliki kandungan minyak kelapa sebanyak 34% dengan kelembaban 6-8%. Kandungan asam lemak minyak kelapa yang paling banyak adalah asam laurat C11H23COOH (Asam lemak jenuh / saturated fatty acid).
Pada pembuatan minyak kelapa yang menjadi bahan baku utamanya adalah daging kelapanya. Minyak kelapa berdasarkan kandungan asam lemak digolongkan ke dalam minyak asam laurat, karena kandungan asam lauratnya paling besar jika dibandingkan dengan asam lemak lainnya. berdasarkan tingkat ketidakjenuhannya yang dinyatakan dengan bilangan iod (iodine value), maka minyak kelapa dapat dimasukkan ke dalam golongan non drying oils, karena bilangan iod minyak tersebut berkisar antara 7,5-10,5.

Minyak kelapa yang belum dimurnikan mengandung sejumlah kecil komponen bukan minyak, misalnya fosfatida, gum sterol (0,06-0,08%),  tokoferol (0,003) dan asam lemak bebas (kurang dari 5%), sterol yang terdapat di dalam minyak nabati disebut phitosterol dan mempunyai dua isomer, yaitu beta sitoterol (C29H50O) dan stignasterol (C29H48O). Sterol bersifat tidak berwarna, tidak berbau, stabil dan berfungsi sebagai stabiliuzer dalam minyak. Tokoferol mempunyai tiga isomer, yaitu alfa tokoferol, beta tokoferol dan gamma tokoferol. Persenyawaan tokoferol bersifat tidak dapat disabunkan, dan berfungsi sebagai anti oksidan.

Warna coklat pada minyak yang mengandung protein dan karbohidrat bukan disebabkan oleh zat warna alamiah, tetapi oleh reaksi browning. warna ini merupakan hasil reaksi dari senyawa karbonil (berasal dari pemecahan peroksida) dengan asam amino dari protein, dan terjadi  terutama pada suhu tinggi. Wrna pada minyak kelapa disebabkan oleh zat warna dan kotoran-kotoran lainnya.

Zat warna alamiah yang terdapat pada minyak kelapa adalah karoten yang merupakan hidrokarbon tidak jenuh dan tidak stabil pada suhu tinggi. pada pengolahan minyak menggunakan uap panas maka warna kuning yang disebabkan oleh karoten akan mengalami degradasi.

Daging buah kelapa dapat diolah menjadi santan (juice extract). Santan kelapa ini dapat dijadikan bahan pengganti susu atau dijadikan minyak.

Komposisi asam lemak minyak kelapa

  • Asam lemak jenuh
- Asam kaproat
Rumus kimia : C5H11COOH
Jumlah : 0,0-0,8%

- Asam kaprilat
Rumus kimia : C7H15COOH
Jumlah : 5,5,-9,5%

- Asam kaprat
Rumus kimia : C9H19COOH 
Jumlah : 4.5-9,5%

- Asam laurat
Rumus kimia :  C11H23COOH 
Jumlah : 44-52%

- Asam miristat
Rumus kimia : C13H27COOH

Jumlah : 13,2-19%

- Asam palmitat
Rumus kimia : C15H31COOH


Jumlah : 7,5-10%

- Asam stearat
Rumus kimia : C17H35COOH

Jumlah : 1-3%

  • Asam lemak tak jenuh
-  Asam palmitoleat
Rumus  kimia : C15H29COOH
Jumlah : 0-1,3%

- Asam oleat
Rumus kimia : C17H33COOH

Jumlah :  5-8%

- Asam linoleat
Rumus kimia : C17H31COOH
Jumlah : 1,5-2,5%